Jumat, 30 September 2011

Jangan Guyur Air Langsung ke Kepala Saat Mandi : Bisa Stroke !

 Jangan Guyur Air Langsung ke Kepala Saat Mandi : Bisa Stroke !


Jakarta, Beredar peringatan agar saat mandi jangan langsung mengguyur air ke kepala karena bisa berisiko stroke. Ternyata menurut pakar saraf kemungkinan itu ada terutama pada orang-orang tertentu yakni saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya.

Maka itu disarankan bila Anda sedang kepanasan atau kedinginan, sebaiknya hindari mengguyur air langsung ke kepala saat mandi. Pada orang-orang tertentu, mengguyur air langsung ke kepala dengan suhu yang berlawanan bisa menyebabkan stroke.

Semua titik dan suhu dalam tubuh manusia baik yang berada di dalam maupun di luar berpengaruh pada aktivitas otak. Otak berfungsi untuk memonitor tubuh agar berfungsi secara normal, maka sesuatu yang ganjil pada tubuh tentu sangat mempengaruhi otak.

"Jika seseorang yang tubuhnya sedang kepanasan lalu langsung diguyur kepalanya dengan air dingin, bisa menyebabkan saraf kaget atau bahkan stroke bila terjadi pada orang yang tidak sehat," jelas Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth, Senin (26/9/2011).

Prof Teguh menyebutkan, perubahan suhu yang tiba-tiba bisa menyebabkan stroke bila terjadi pada tipe-tipe orang dengan penyakit tertentu, yaitu:
Quote:

Penyakit jantung
Tekanan darah tinggi
Gangguan pembuluh darah (kardiovaskuler)
Gangguan darah

"Ini juga terjadi ketika tubuh yang kedinginan tiba-tiba diguyur air panas. Perubahan yang tiba-tiba ini yang menyebabkan stroke. Makanya kalau orang haji sering mengalami heat stroke (stroke karena kepanasan), karena belum terbiasa dengan suhu yang tiba-tiba panas,"
 lanjut Prof Teguh.

Prof Teguh menjelaskan, tubuh manusia memiliki regulasi yang tinggi karena terdapat thermo regulator (pengatur suhu) di otak. Ketika suhu tubuh panas, maka otak akan memerintahkan pembuluh darah untuk melebar agar terjadi penguapan dan penurunan suhu. Sebaliknya, otak akan memerintahkan pembuluh darah menyusut bila tubuh kedinginan.

Bila pembuluh darah yang sedang melebar karena kepanasan tiba-tiba disiram air dingin, maka bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika hal tersebut terjadi di pembuluh darah otak, maka bisa menyebabkan stroke. Hal yang sama juga terjadi ketika pembuluh darah yang sedang menyusut diguyur dengan air panas.

Menurut Prof Teguh, kondisi ini juga sering terjadi pada orang yang suka mandi uap. Jika selesai mandi uap yang panas kemudian langsung masuk ruangan AC, maka orang tersebut bisa pingsan. Perubahan suhu yang tiba-tiba bisa membahayakan pembuluh darah.

"Jadi orang yang memiliki penyakit jantung, hipertensi, ada masalah dengan pembuluh darah atau isi darahnya sendiri, harus hati-hati dengan perubahan suhu yang tiba-tiba. Kalau mau mandi sebaiknya diusap-usap dulu, jangan langsung diguyur ke kepala jadi biar beradaptasi dulu. Kita harus sayang dengan tubuh kita karena Tuhan sudah memberi kita tubuh yang sempurna. Sakit itu yang ngasih bukan Tuhan tapi karena manusia itu sendiri yang kurang bisa merawat tubuhnya,"
 tutup Prof Teguh.

Untuk menghindari risiko kepala kaget disarankan saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya, maka saat mandi jangan langsung mengguyur air di kepala. Beri tubuh penyesuaian dulu seperti menyiram tangan lalu badan baru ke kepala.


Asal Muasal Sejarah Cincin Pernikahan

 

Sekarang ini kita menganggap cincin kaw!n sebagai sesuatu yang wajar. Namun, tradisi memberi cincin kaw!n sendiri telah berjalan berabad-abad yang lalu. Rumput yang dianyam, kemungkinan yang pertama dipakai sebagai ikatan perkaw!nan. Cincin pertunangan bermata berlian pertama kali digunakan menjelang abad ke-15, yaitu cincin pertunangan yang diberikan Pangeran Maximillian dari Austria kepada Mary of Burgundy.


Intan yang pertama kali ditemukan lebih dari 2000 tahun yang lalu itu hingga kini dianggap sebagai batu penghias terbaik. Ini disebabkan daya tahan alami yang dimiliki intan tersebut (Adamas = tak terkalahkan), sehingga menjadi lambang keberanian yang tak terkalahkan. Intan yang dikenal sebagai batu mulia terkeras itu kemudian dipakai sebagai simbol cinta abadi sepasang manusia.

Sinar yang terpancar dari dalam intan juga dipandang sebagai gelora cinta. Pada abad ke-16, cincin model baru tersebut disebut Gimmel atau cincin kembar menjadi trend. Ketika menikahi Catherine Bara, Martin Luther menggunakan cincin model ini. Pada abad ke-17, cincin kembar dihiasi dengan simbol romantis lainnya, dua tangan yang sedang berpegangan (lambang kesetian orang Italia). Kadang-kadang masih ditambahi dengan intan berbentuk hati dan anak panah Dewi Asmara. Cincin Tandan (bertingkat) juga sangat populer. Biasanya di tengahnya ada batu yang dikelilingi intan-intan kecil. Di abad ke-18, memahatkan syair pada cincin kaw!n menjadi trend. Menjelang akhir abad ke-18, pahatan cinta tidak lagi ditulis di dalam cinta tetapi dipahat di luar cincin.


Sesudah abad ke-19, intan semakin mudah diperoleh dengan ditemukannya tambang-tambang baru sejalan dengan revolusi industri. Akibatnya, lambang status ini semakin banyak dipakai masyarakat umum. Pada akhir abad ke-19, orang lebih mengutamakan batuannya sendiri daripada cincinnya. Awal abad ke-20, platina mulai disukai karena lebih kuat daripada perak maupun emas dan bisa memegang intan dengan baik. Tradisi cincin intan berlangsung dari abad ke abad dan selalu muncul bentuk-bentuk baru. Cincin Tandan, Soliter, dua tangan yang menggenggam hati, ini semua merupakan motif yang menjadi simbol dan komitmen cinta dari cincin pertunangan dan perkaw!nan. Selama ini kita hanya tahu bahwa yang namanya cinta adalah suatu perasaan yang mendasari seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang lain.


Kamis, 29 September 2011

Survey yang terbukti membayar dan mudah


ID panelonline Terbukti Membayar



Bisnis online yang terbukti membayarCuma isi Survey doank dibayar ??? Langsung aja, tak kasih SS nya !!!





sorenya saya minta PO, pagi ini baru dikirim di akun PayPal saya, meskipun lama, yang jelas program ini TERBUKTI MEMBAYAR


yang mau daftar ga usah ragu lagi langsung klik aja disini 


Syaratnya cuma harus punya PayPal, kalo belum punya Paypal daftar aja dengan klik banner di bawah










Saya berikan cara mendaftar ID panelonline, hanya butuh kesabaran saja untuk menggeluti Tips ini... 

1. Oke Pertama tama masuk ke halaman INI
2. Setelah itu anda akan menuju halaman register Seperti gambar di bawah




3. Setelah muncul gambar di atas Isi biodata kalian secara benar..
4. Jika sudah Ok semua tinggal klik pendaftaran
5. Maka Pihak ID PanelOnline akan mengirimkan Email Konfimasi ke email Pendaftaran anda
6. Segera masuk ke email pendaftaran anda, lalu konfirmasi email dari ID PanelOnline
7. Selamat anda sudah masuk ke ID PanelOnline






8. Sekarang anda tinggal menggikuti survey untuk mendapatkan Point untuk di tukar
9. Bukan hanya dari Survey anda juga akan mendapatkan Point dari Reffreral anda

Berapa Point yang bisa di tukar??

=> Untuk point bisa di tukar lihat di bawah

  • 210 Point -> 2 $
  • 520 Point -> 5 $
  • 1020 Point -> 10 $

Kapan Saya bisa mendapatkan $ nya??
=> Jika point anda sudah mencukupi untuk di tukar sama $, itu dapat di lakukan setiap hari kerja dan $ nya dikirim melalui akun Paypal anda..

Jadi jangan ragu, saya sanggat merekomendasikan Ini untuk di coba dari pada maen game..
jadi Buruan DAFTAR



Kamis, 22 September 2011

Menelusuri Situs Cagar Budaya di Sulawesi Tengah


Situs Pokekea yang berada di desa Hangira, Lore Tengah, Poso, Sulewesi Tengah, Kamis (15/9/2011). 
Di situs yang berada di lembah Besoa ini terdapat beberapa benda cagar budaya megalit seperti kalamba,
 arca megalit dan dolmen.


KOMPAS.com - Pagi itu mendung menyelimuti kota Palu, tetapi itu tidak mengurungkan niat kami untuk menelusuri dua situs cagar budaya megalith, yakni situs Tadulako dan Pokekea, yang berada di lembah Besoa, Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Di Sulawesi Tengah terdapat tiga lembah yang menjadi peninggalan benda-benda megalith yaitu, Lembah Besoa, Lembah Napu dan Lembah Bada.


Akhirnya dengan menggunakan kendaraan sewa yang mematok tarif Rp 350.000 per hari, kami putuskan untuk memulai perjalanan ini. Sopir yang membawa kendaraan kami menganjurkan untuk melewati rute Sigi - Palolo - Taman Nasional Lore Lindu, dan singgah di desa Wuasa, untuk menginap semalam, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lembah Besoa.


Perjalanan menuju lembah Besoa di Lore Tengah yang berjarak 157 kilometer dari kota Palu inipun kami mulai pagi menjelang siang. Tidak seperti yang saya perkirakan, akses jalan selama perjalanan ternyata cukup menantang. Jalan yang terjal, menanjak, dan berkelok-kelok, menjadi sarapan pagi kami saat itu. Kami memang memutuskan untuk tidak buru-buru sampai ke lokasi tujuan.


Selama hampir tiga jam, rombongan kami pun tiba di Palolo. Sepanjang perjalanan tersebut, mata kami dimanjakan oleh hamparan kebun coklat yang berada di kanan kiri jalan.
Setibanya di Palolo, saya dan rombongan beristirahat sejenak di sebuah kedai kopi sebelum, melanjutkan perjalanan. Lega, itu perasaan yang saya rasakan saat istirahat di Palolo, karena sepanjang perjalanan perut saya cukup dibuat mual dengan kondisi jalan yang penuh dengan kelokan.
Ternyata rasa mual juga dirasakan oleh teman saya Anton, "Ah lega, akhirnya bisa lepas dari rasa mual selama perjalanan, apalagi kan saya duduk di kursi belakang," ungkapnya.


Setelah satu jam berlalu di sebuah kedai kopi, perjalanan kami lanjutkan menuju desa Wuasa yang berada di Lore Tengah. Perjalanan ini akan ditempuh sekitar empat jam lamanya.
Sebelum sampai di Wuasa, kami melewati hutan Taman Nasional Lore Lindu yang menjadi rumah bagi burung Rangkong. Akses jalannya pun makin terjal, menanjak dan tetap berkelok-kelok, ditambah lagi kondisi jalan yang rusak dan berlubang.


Di tengah perjalanan, kami sempat berhenti sejenak saat melihat seorang wisatawan asing yang hendak masuk ke hutan Taman Nasional Lore Lindu. Wisatawan asal Jerman itu bernama Manfred. Ia merasa senang dengan kondisi hutan yang ada di Sulawesi, tapi ia menyayangkan adanya penebangan hutan.


"Ya hutan di Indonesia bagus dan masih alami, tapi sayang masih adanya penebangan hutan yang terjadi tanpa memikirkankan ekosistem yang ada," ujarnya.
Usai menghampiri wisatawan asing dan menyempatkan diri berfoto bersama, rombongan kami melanjutkan perjalanan menuju tempat penginapan yang berada di desa Wuasa, karena hari sudah makin larut. Di desa Wuasa terdapat dua penginapan yakni penginapan Sendy dan Monalisa, kedua penginapan tersebut bertarif antara Rp 75.000 - Rp 100.000.


Karena penginapan Sendy penuh, kami menginap di penginapan Monalisa. Patut diketahui juga di desa ini listrik hanya menyala pada jam 6 sore hingga jam 12 malam. Khusus di penginapan Sendy terdapat genset yang dapat digunakan bila listrik mati. Jadi bagi anda yang berwisata ke daerah Lore, gunakan waktu sebaik-baiknya dalam memanfaatkan listrik, dan yang perlu menjadi catatan bahwa sinyal telepon selular hampir tidak ada, hanya ada sebuah provider yang dapat menjangkau kawasan ini, itu pun sinyalnya lemah.


Pagi yang dingin menyambut kami saat akan melanjutkan perjalanan menuju Lembah Besoa di Lore Tengah, Poso. Salah seorang penjaga penginapan mengatakan tempat yang akan kami dituju sudah dekat.
"Lembah Besoa tempat megalith sudah dekat, kira-kira dua jam bila naik mobil," kata Yuli dengan logat bahasa Kailinya.


Dan perjalanan kami lanjutkan ke situs pertama akan kami kunjungi, yakni situs Tadulako, yang berada di Lembah Besoa, tepatnya di desa Doda. Setibanya di sana, kami harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer untuk mencapai situs yang menjadi ikon pariwisata provinsi Sulawesi Tengah.


Situs Tadulako yang berada di lembah Besoa, desa Doda, Lore Tengah, Poso, Sulewesi Tengah, Kamis (15/9/2011). 
Di Sulawesi Tengah terdapat tiga lembah yang memiliki peninggalan situs megalith yakni, di Lembah Napu, 
Lembah Besoa dan Lembah Bada.



Arca megalith Tadulako berbentuk bulat lonjong terbuat dari batu granit dengan tinggi sekitar 196 sentimeter dan lebar 60 sentimeter. Pada zamannya, arca megalith dianggap sebagai sebuah perwujudan terhadap pemujaan arwah nenek moyang yang dimuliakan masyarakat setempat.
Arca Tadulako sendiri ditempatkan agak tinggi dan menghadap ke arah utara, karena diartikan sebagai hal tempat datangnya arwah nenek moyang. Sampai saat ini belum ada kepastian dari para arkeolog yang menyebutkan kapan awal mula dibuatnya arca ini.


Berdasar penelitian arkeologi, megalith-megalith yang ada di Sulawesi Tengah diperkirakan berasal dan tahun 3.000 SM, dan yang termuda dibuat pada sekitar tahun 1300 SM. Sangat disayangkan lokasi situs arca megalith Tadulako tampak dibiarkan tidak terawat, bahkan tidak terdapat keterangan yang menjelaskan tentang sejarah arca itu. Hanya ada sebuah papan nama yang menunjukkan arah lokasi arca megalith tersebut.


Setelah puas mengunjungi arca megalith Tadulako, kami lanjutkan perjalanan menuju ke desa Hanggira, yang berjarak sekitar 8 kilometer dari desa Doda. Di desa Hanggira terdapat situs yang cukup terkenal yakni Pokekea.
Mobil yang kami tumpangi tidak bisa menjangkau secara dekat ke tempat situs megalith itu berada. Beruntung kami bertemu Mandela, seorang siswa sekolah dasar yang bersedia menemani kami menuju ke lokasi situs megalith Pokekea.


Sepanjang perjalanan, kami melewati sungai kecil dan hamparan sawah nan hijau. Tak terasa, meski sedikit lelah karena matahari sangat menyengat kulit, akhirnya kami sampai di lokasi situs megalith Pokekea.
Lagi-lagi situs itu berada di tempat yang agak tinggi. Berbeda dengan Tadulako, kondisi situs ini sudah cukup terawat dengan baik. Pada jalan masuk menuju kawasan situs terdapat Tambi, yakni rumah tradisional yang sengaja dibuat untuk istirahat para wisatawan.


Pada komplek situs megalith Pokekea terdapat berbagai jenis megalith, tetapi di sini lebih didominasi jenis megalith berbentuk tong batu (Stone Vots), yang oleh masyarakat setempat disebut Kalamba, sedang tutupnya disebut Tuatena.


Kalamba berbentuk silinder, yang bagian dalamnya dilubangi menyerupai bentuk tong besar dengan ukuran tinggi bervariasi antara 1,5 meter sampai 2,7 meter, dan memiliki diameter antara 1 meter hingga 1,8 meter. Sama halnya seperti di situs Tadulako, di sini juga tidak terdapat keterangan yang menjelaskan mengenai sejarah dari peninggalan megalith yang ada di Pokekea.


Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, pada situs megalith Pokekea terdapat 8 buah Kalamba, 4 buah arca megalith, 14 buah batu Dokon, 18 buah batu Kerakel, 5 buah Dolmen, 5 buah Altar Batu, 2 buah batu Tetralit, 1 buah batu bergores, dan 2 buah Palung Batu, yang tersebar dalam satu komplek.


Setelah puas mendokumentasikan situs Pokekea, dan menikmati lanskap alam di sekitar situs, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke kota Palu. Rute kami pulang ke kota Palu melewati jalur yang berbeda, yakni melewati Poso - Parigi - Palu melalui jalan trans Sulawesi.
Rute inipun masih tetap dengan jalannya yang terjal, menanjak dan berkelok, tetapi udara segar yang berasal dari lukisan alam berupa hutan yang masih asri mengiringi sepanjang perjalanan kami.
Kompas

Sepeda Motor Ajaib, Tetap Tegak tanpa Penyangga

 

SEPEDA motor listrik dengan kabin tertutup bernama C-1 dari Lit Motors sepertinya akan mengubah dunia transportasi secara revolusioner. Sepeda motor roda dua ini tetap bisa berdiri tegak dan stabil meskipun dalam kondisi statis meskipun tanpa penyangga!

Sepeda motor bertenaga listrik ini memiliki sistem penggerak all-wheel-drive merupakan perpaduan jenius dari keluwesan sepeda motor dengan kenyamanan dan keselamatan yang disajikan oleh kabinnya yang tertutup.

Ajaibnya, kendaraan ini tidak memiliki lubang di bagian bawah layaknya sepeda motor untuk menurunkan kaki ke jalan maupun roda-roda tambahan yang dapat dilipat seperti umumnya  sepeda motor kabin tertutup, untuk menahan agar tetap tegak saat ia berhenti.

Bahkan C-1 tetap kembali tegak saat ia dihantam keras dari samping ketika ia tengah meluncur di jalan raya, seperti simulasi yang ditunjukkan pada tayangan video di YouTube
 

Untuk menjaga keseimbangannya, C-1 dibekali flywheel alias roda gila yang mampu menyajikan torsi kestabilan sebesar 1.300 lb-ft (1.762 Nm).

Kekuatan putaran roda gila ini bahkan mampu membuat kendaraan tetap kembali berdiri tegak meskipun dihantam keras dari arah samping saat ia dijalankan. Seperti ada kekuatan ajaib yang mampu terus menjaganya.

Ini mengingatkan kita pada mainan tradisional anak-anak Indonesia beberapa puluh tahun lalu, berupa sepeda motor tanpa roda yang terbuat dari lembaran seng yang dipasangkan roda gila terbuat dari timah.

Dengan seutas benang nilon yang digulungkan pada bagian sisi porosnya, roda timah tersebut diputar dengan cara menarik benang nilon tadi dengan kuat sehingga roda timah berputar kencang.

Kombinasi gaya sentrifugal dan sentripetal yang dihasilkan roda timah tadi menimbulkan efek giroskopis yang mampu mempertahankan posisi mainan tersebut tetap berdiri tegak. Sayangnya mainan sederhana ini sudah sangat sulit ditemukan.
 

Seperti pada mainan tersebut, C-1 memiliki roda gila yang berputar tegak dan itu membuat kendaraan menjadi sulit direbahkan. Oleh karena itu kendaraan ini dilengkapi sistem yang inputnya diambil dari sudut roda kemudi.

Tujuannya agar kendaraan tetap memiliki karakter manuver layaknya sepeda motor konvensional. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kestabilan, keseimbangan dan daya cengkram roda-roda ke permukaan aspal ketika sepeda motor 'ajaib' ini berbelok memasuki tikungan.

AutoblogGreen melaporkan bahwa menurut CEO Lit Motors Daniel Kim, jika perusahaan bisa memproduksi kendaraan dengan volume 10.000 unit atau lebih, harga C-1 bisa dijual satuan dengan banderol sekitar US$16.000 (sekitar Rp141,3 juta).

Dengan harga itu, pemiliknya mendapatkan kendaraan dengan kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dalam tempo 6 hingga 8 detik. Kendaraan ini mampu menjelajah sejauh 240 km dengan sekali pengisian baterai. Keren...(OL-07)


Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta


Dalam konser tersebut Linkin Park membawakan lagu-lagu hitsnya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done.
Band asal Amerika Serikat, Linkin Park, menggelar konser tur dunianya yang bertajuk A Thousand Suns : World Tour 2011, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (21/9/2011).

Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta - Linkin_Park2.jpg
Band asal Amerika Serikat, Linkin Park, menggelar konser tur dunianya yang bertajuk A Thousand Suns : World Tour 2011, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (21/9/2011). Dalam konser tersebut Linkin Park membawakan lagu-lagu hitsnya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done.



Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta - Linkin_Park1.jpg

Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta - Linkin_Park3.jpg
Vokalis Linkin Park, Chester Bennington, memuaskan penggemarnya dalam konser tur dunia Linkin Park yang bertajuk A Thousand Suns : World Tour 2011, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (21/9/2011). Dalam konser tersebut Linkin Park membawakan lagu-lagu hitsnya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done.


Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta - Linkin_Park5.jpg
Duo vokalis Linkin Park, Chester Bennington dan Mike Shinoda



Foto-foto Dahsyatnya Konser Linkin Park di Jakarta - Linkin_Park4.jpg
Gitaris Linkin Park, Brad Delson





Mengenal Type Perokok & Pengaruhnya Pada Kepribadian




Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok, perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan di jumpai orang yang sedang merokok. Bahkan bila orang merokok di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun orang tersebut tetap tenang menghembuskan asap rokoknya dan biasanya orang-orang yang ada disekelilingnya seringkali tidak perduli.

Hal yang memprihatinkan adalah usia mulai merokok yang setiap tahun semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok biasanya mulai SMP maka sekarang dapat dijumpai anak-anak SD kelas 5 sudah mulai banyak yang merokok secara diam-diam.





BAHAYA ROKOK

Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan. Tapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya. Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan, dua diantaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik (Asril Bahar, harian umum Republika, Selasa 26 Maret 2002 : 19). Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25 persen. Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia.

Nikotin itu di terima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan, perokok akan merasakan rasa nikmat, memacu sistem dopaminergik. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, dan mampu menekan rasa lapar. Sementara di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotonin. Meningkatnya serotonin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi. (Agnes Tineke, Kompas Minggu 5 Mei 2002: 22). Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok, karena sudah ketergantungan pada nikotin. Ketika ia berhenti merokok rasa nikmat yang diperolehnya akan berkurang.

Efek dari rokok/tembakau memberi stimulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan, alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya, maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat (Roan, Ilmu kedokteran jiwa, Psikiatri, 1979 : 33).



TYPE-TYPE PEROKOK

Mereka yang dikatakan perokok sangat berat adlah bila mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang perhari dan selang merokoknya lima menit setelah bangun pagi. Perokok berat merokok sekitar 21-30 batang sehari dengan selang waktu sejak bangun pagi berkisar antara 6 – 30 menit. Perokok sedang menghabiskan rokok 11 – 21 batang dengan selang waktu 31-60 menit setelah bangun pagi. Perokok ringan menghabiskan rokok sekitar 10 batang dengan selang waktu 60 menit dari bangun pagi.

Menurut Silvan Tomkins (dalam Al Bachri,1991) ada 4 tipe perilaku merokok berdasarkan Management of affect theory, ke empat tipe tersebut adalah :

Tipe perokok yang dipengaruhi oleh perasaan positif. Dengan merokok seseorang merasakan penambahan rasa yang positif. Green (dalam Psychological Factor in Smoking, 1978) menambahkan ada 3 sub tipe ini :

1. Pleasure relaxation
perilaku merokok hanya untuk menambah atau meningkatkan kenikmatan yang sudah didapat, misalnya merokok setelah minum kopi atau makan.

2. Stimulation to pick them up
Perilaku merokok hanya dilakukan sekedarnya untuk menyenangkan perasaan.

3. Pleasure of handling the cigarette
Kenikmatan yang diperoleh dengan memegang rokok. Sangat spesifik pada perokok pipa. Perokok pipa akan menghabiskan waktu untuk mengisi pipa dengan tembakau sedangkan untuk menghisapnya hanya dibutuhkan waktu beberapa menit saja. Atau perokok lebih senang berlama-lama untuk memainkan rokoknya dengan jari-jarinya lama sebelum ia nyalakan dengan api.


Perilaku merokok yang dipengaruhi oleh perasaan negatif.


Banyak orang yang menggunakan rokok untuk mengurangi perasaan negatif, misalnya bila ia marah, cemas, gelisah, rokok dianggap sebagai penyelamat. Mereka menggunakan rokok bila perasaan tidak enak terjadi, sehingga terhindar dari perasaan yang lebih tidak enak.

 1. Perilaku merokok yang adiktif.
Oleh Green disebut sebagai psychological Addiction. Mereka yang sudah adiksi, akan menambah dosis rokok yang digunakan setiap saat setelah efek dari rokok yang dihisapnya berkurang. Mereka umumnya akan pergi keluar rumah membeli rokok, walau tengah malam sekalipun, karena ia khawatir kalau rokok tidak tersedia setiap saat ia menginginkannya.

2. Perilaku merokok yang sudah menjadi kebiasaan.
Mereka menggunakan rokok sama sekali bukan karena untuk mengendalikan perasaan mereka, tetapi karena benar-benar sudah menjadi kebiasaannya rutin. Dapat dikatakan pada orang-orang tipe ini merokok sudah merupakan suatu perilaku yang bersifat otomatis, seringkali tanpa dipikirkan dan tanpa disadari. Ia menghidupkan api rokoknya bila rokok yang terdahulu telah benar-benar habis.



Tempat merokok juga mencerminkan pola perilaku perokok.


1. Merokok di tempat-tempat Umum / Ruang Publik:
Kelompok homogen (sama-sama perokok), secara bergerombol mereka menikmati kebiasaannya. Umumnya mereka masih menghargai orang lain, karena itu mereka menempatkan diri di smoking area.

Kelompok yang heterogen (merokok ditengah orang-orang lain yang tidak merokok, anak kecil, orang jompo, orang sakit, dll). Mereka yang berani merokok ditempat tersebut, tergolong sebagai orang yang tidak berperasaan, kurang etis dan tidak mempunyai tata krama. Bertindak kurang terpuji dan kurang sopan, dan secara tersamar mereka tega menyebar “racun” kepada orang lain yang tidak bersalah.


2. Merokok di tempat-tempat yang bersifat pribadi:

Di kantor atau di kamar tidur pribadi. Mereka yang memilih tempat-tempat seperti ini sebagai tempat merokok digolongkan kepada individu yang kurang menjaga kebersihan diri, penuh dengan rasa gelisah yang mencekam.
Di toilet. Perokok jenis ini dapat digolongkan sebagai orang yang suka berfantasi



Mengapa Remaja Merokok?


 1. Pengaruh Orangtua
Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, Pengantar psikologi, 1999:294). Remaja yang berasal dari keluarga konservatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit untuk terlibat dengan rokok/tembakau/obat-obatan dibandingkan dengan keluarga yang permisif dengan penekanan pada falsafah “kerjakan urusanmu sendiri-sendiri”, dan yang paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figur contoh yaitu sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku merokok lebih banyak di dapati pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari pada ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putri (Al Bachri, Buletin RSKO, tahun IX, 1991).

2. Pengaruh teman.
Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri, 1991)

3. Faktor Kepribadian.
Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat kepribadian yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson, 1999).

4. Pengaruh Iklan.
Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, Buletin RSKO, tahun IX,1991).



Upaya Pencegahan


Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri remaja berhenti atau tidak mencoba untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh godaan merokok yang datang dari teman, media massa atau kebiasaan keluarga/orangtua.

Suatu program kampanye anti merokok buat para remaja yang dilakukan oleh Richard Evans (1980) dapat dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar remaja tidak merokok, karena ternyata program tersebut membawa hasil yang menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan merokok. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-pesan yang disampaikan meliputi:

Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru, karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk membuat keputusan sendiri.

Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu.

Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.

Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat membebani orang lain (misal: orangtua)
Agar remaja dapat memahami pesan-pesan tersebut maka dalam kampanye anti merokok perlu disertai dengan beberapa pelatihan, seperti:

Ketrampilan berkomunikasi

Kemampuan untuk membuat keputusan sendiri

Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan rasa cemas/anxietas

Pelatihan untuk berperilaku assertif
Kemampuan untuk menghadapi tekanan dari kelompok sebaya, dll

Dengan cara-cara diatas remaja akan diajak untuk dapat memiliki kemampuan dan kepercayaan diri dalam menolak berbagai godaan untuk merokok, baik yang datang dari media massa, teman sebaya maupun dari keluarga. Melarang, menghukum, atau pun memaksa remaja untuk tidak merokok hanya akan memberikan dampak yang relatif singkat karena tidak didasari oleh motivasi internal si remaja.

Kisah di Balik Kelezatan Rendang

Rendang


"Pemahaman yang baik akan akar budaya kuliner bisa menumbuhkan semangat melestarikannya."

Indonesia memiliki kultur budaya yang kompleks. Tak hanya tertuang dalam seni pertunjukan, budaya Indonesia mewujud melalui kain-kain tradisional dan resep nusantara yang melimpah.

Bak oasis di tengah gersangnya gurun pasir, survei kantor berita CNN di jejaring sosial mengukuhkan rendang dan nasi goreng sebagai makanan terlezat.

Hanya, mungkin masih banyak yang menikmati makanan hanya karena cita rasanya, tanpa tahu cerita budaya di baliknya. Padahal, mengetahui kisah dalam setiap racikan bumbu dan resep warisan nenek moyang, akan membuat kita semakin menghargai budaya bangsa. Pemahaman yang baik akan akar budaya kuliner bisa menumbuhkan semangat untuk melestarikannya.

Rendang lebih dikenal sebagai bagian dari tradisi masyarakat Melayu. Namun, setiap suku bangsa Melayu memiliki cita rasa rendang yang berbeda-beda. Menurut sejarawan JJ Rizal, rendang buatan masyarakat Minang berbeda dengan rendang masyarakat Mandailing. Berbeda pula dengan rendang Kapau.

"Inilah yang harus diselamatkan. Kita harus menginventariskan segala jenis rendang yang ada lalu mematenkannya, dan diolah secara praktis seperti menjadi makanan kaleng," ujar Rizal yang ditemui setelah seminar 'Mencermati Kuliner Nusantara sebagai Cerminan Kekayaan Budaya Bangsa' di Universitas Indonesia, Rabu, 21 September 2011.

Seperti dikutip dari akun Rendang Padang di Facebook, rendang memiliki posisi terhormat dalam adat dan budaya Minangkabau. Bahan-bahannya pun memuat makna kuat.

1. Dagiang atau Daging Sapi adalah bahan utama yang digunakan. Daging melambangkan Niniak Mamak (orang yang dituakan dalam suatu suku) dan bundo kanduang yang akan memberi kemakmuran pada anak kemenakan dan anak pisang (saudara laki-laki dari ibu).

2. Karambia atau Kelapa melambangkan Cadiak Pandai (Kaum Intelektual), yang akan merekatkan kebersamaan antar kelompok dan individu.

3. Lado atau Sambal, merupakan lambang Alim Ulama yang pedas, tegas untuk mengajarkan syarak (agama).

4. Pemasak atau Bumbu melambangkan peran fungsional setiap individu dalam kehidupan berkelompok dan merupakan unsur penting dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat Minang.








Sumber

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...